Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yayasan At-Tohiriyah Mangunsari Mangkrak, Diduga Melibatkan Oknum Pejabat

​TULUNGAGUNG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan menjadi angin segar bagi peningkatan gizi masyarakat di Kabupaten Tulungagung kini menjadi sorotan. Pasalnya, fasilitas penunjang di Yayasan At-Tohiriyah, Desa Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru, dilaporkan mangkrak dan belum beroperasi hingga saat ini, meski pembangunannya disebut telah rampung sejak November tahun lalu.

​Kondisi ini memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat, terutama terkait dugaan keterlibatan oknum pejabat daerah yang disinyalir menjadi penghambat atau memiliki kepentingan tertentu dalam proyek tersebut.

​Fasilitas Selesai, Operasional Nihil. 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, segala persiapan fisik dan sarana di lokasi yayasan tersebut sebenarnya sudah dinyatakan selesai pada bulan November. Namun, memasuki pertengahan tahun ini, aktivitas dapur atau distribusi makan bergizi yang dijanjikan tidak kunjung terlihat.

​"Bangunan dan fasilitasnya sudah siap sejak November, tapi sampai sekarang masih sepi, belum ada tanda-tanda mulai jalan," ujar salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

​Dugaan Keterlibatan Oknum Pejabat
​Isu yang berkembang di lapangan menyebutkan adanya campur tangan oknum pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang membuat skema operasional di Desa Mangunsari ini terhambat. Belum jelas kendala apa yang sebenarnya terjadi, apakah terkait dengan verifikasi anggaran, izin operasional, atau adanya tarik-ulur kepentingan pengadaan.

​Keterlambatan ini sangat disayangkan, mengingat program Makan Bergizi Gratis merupakan agenda prioritas untuk menekan angka stunting dan meningkatkan taraf kesehatan anak-anak sekolah serta kelompok rentan di Tulungagung.

​Desakan Transparansi
​Masyarakat dan pemerhati kebijakan publik mendesak pihak terkait, termasuk Dinas terkait dan pihak yayasan, untuk memberikan klarifikasi transparan. Jika benar terdapat oknum pejabat yang sengaja menghambat atau menyalahgunakan wewenang dalam proyek MBG ini, aparat penegak hukum diminta untuk segera turun tangan.

Post a Comment

Previous Post Next Post