Tulungagung – Kesalahan penulisan tahun kelulusan pada transkrip nilai rapor siswa SMKN 1 Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, menjadi perhatian sejumlah pihak. Pada dokumen tersebut, tahun kelulusan yang seharusnya tertulis 2026 tercetak menjadi 2025.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kesalahan penulisan tersebut dimungkinkan terjadi pada sekitar 946 lembar transkrip nilai yang telah dicetak. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah mengenai jumlah pasti dokumen yang terdampak maupun penyebab terjadinya kesalahan tersebut.
Saat dikonfirmasi, mantan Kepala SMKN 1 Rejotangan, Santika Dika, yang menjabat pada saat proses penerbitan dokumen berlangsung, meminta agar persoalan teknis dikonfirmasikan kepada bagian kurikulum sekolah.
"Coba sampean tanya ke kurikulumnya mas yang tahu teknisnya. Yang tahu teknisnya kurikulumnya, apakah salah ketik atau bagaimana," ujarnya.
Santika juga menyampaikan bahwa dirinya saat ini sudah tidak lagi bertugas di SMKN 1 Rejotangan sehingga tidak mengikuti penanganan lebih lanjut atas persoalan tersebut.
Menanggapi adanya dugaan kesalahan tersebut, Ketua Jati Nusantara, Najib, berharap pihak sekolah segera mengambil langkah penyelesaian. Menurutnya, apabila kesalahan itu terbukti, sekolah perlu melakukan pembenahan terhadap seluruh dokumen yang terdampak agar tidak menimbulkan kendala administrasi bagi para lulusan.
"Kami berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan kepada wali murid, menyampaikan permintaan maaf apabila memang terjadi kekeliruan, serta melakukan penarikan dan perbaikan terhadap transkrip nilai yang salah," kata Najib.
Sementara itu, tim juga telah berupaya meminta konfirmasi kepada Pejabat Kepala SMKN 1 Rejotangan, Endah. Namun hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memperoleh tanggapan karena nomor yang dihubungi tidak aktif.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak SMKN 1 Rejotangan mengenai penyebab dugaan kesalahan penulisan tahun kelulusan tersebut maupun langkah yang akan ditempuh untuk melakukan perbaikan. Redaksi akan memperbarui informasi apabila telah menerima klarifikasi atau keterangan resmi dari pihak sekolah. /Red