Kegiatan Posyandu Balita Desa Bacem Rutin Dilaksanakan, Jangkau 370 Anak di Tiga Pos Pelayanan

BLITAR – Pemerintah Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita, melalui kegiatan Posyandu yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan.

Di Desa Bacem terdapat tiga Posyandu balita yang aktif beroperasi, yakni Pos Nuri, Pos Cenderawasih, dan Pos Merpati. Ketiga pos tersebut menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan dasar bagi balita di tingkat desa, dengan melibatkan kader kesehatan, bidan desa, serta partisipasi aktif para orang tua.

Kegiatan Posyandu balita ini dilaksanakan 1 kali dalam setiap bulan di masing-masing pos. Untuk tahun ini, pelaksanaan kegiatan pada bulan Januari hingga Maret telah berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi, ditandai dengan kehadiran para orang tua yang membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Kepala Desa Bacem, Slamet Winarko, menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu merupakan salah satu program prioritas desa dalam bidang kesehatan. “Kami berupaya memastikan kegiatan Posyandu berjalan rutin setiap bulan. Alhamdulillah, dari bulan Januari sampai Maret seluruh kegiatan telah terlaksana dengan baik di tiga pos yang ada,” ujarnya.

Adapun jumlah sasaran balita di Desa Bacem mencapai 370 anak. Dengan jumlah tersebut, para kader Posyandu memiliki peran penting dalam melakukan pendataan, pemantauan, serta pendampingan kepada setiap balita agar pertumbuhan dan perkembangannya dapat terpantau secara optimal.

Dalam setiap kegiatan Posyandu, balita mendapatkan berbagai layanan, di antaranya penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala, pemberian vitamin, serta imunisasi sesuai jadwal. Selain itu, para orang tua juga diberikan edukasi mengenai pola asuh anak, pentingnya gizi seimbang, serta upaya pencegahan stunting sejak dini.

Tidak hanya itu, kegiatan Posyandu juga menjadi sarana komunikasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat. Para ibu dapat berkonsultasi langsung terkait kondisi kesehatan anak, sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan tumbuh kembang, dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.

Keberhasilan pelaksanaan Posyandu ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara pemerintah desa, kader kesehatan, serta dukungan masyarakat. Para kader dengan penuh dedikasi terus aktif mengajak dan mengingatkan warga agar rutin membawa anaknya ke Posyandu setiap bulan.

Dengan pelaksanaan yang konsisten dan terjadwal, Pemerintah Desa Bacem berharap seluruh balita dapat terpantau kesehatannya secara menyeluruh. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas, serta mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

jurnalis : nanang

Post a Comment

Previous Post Next Post